Senin, 24 November 2008

Nuzulul Qur’an

Awal Bangkitnya Peradaban Manusia

Salah satu peristiwa agung dalam sejarah umat Islam ialah turunnya kitab suci al-Quran.atau disebut Nuzulul Quran. Peristiwa ini merupakan momen terpenting di bulan Ramadhan. Hal ini direkam dalam al-Quran, melalui firman Allah dalam surah al-Baqarah, ayat 185

“Ramadan yang padanya diturunkan al-Quran, menjadi petunjuk bagi sekelian manusia, dan menjadi keterangan yang menjelaskan petunjuk dan menjelaskan perbezaan antara yang benar dan yang salah.”

Mengingat pentingnya peristiwa tersebut, banyak masyarakat sampai-sampai membuat peringatan ritual terkait peristiwa itu, yang mereka yakini jatuh pada tanggal 17 Ramadhan dan mereka namakan dengan peringatan Nuzūlul Qur`ān. Kita ketahui ayat al-Qur`ān yang pertama kali diturunkan dimulai dengan kata: iqra`; perintah untuk membaca. Hal ini Allah mengisyaratkan kepada hamba-Nya bahwa membaca adalah awal atau kunci pembuka segala sesuatu bentuk kebaikan.

Membaca merupakan gerbang segala ilmu pengetahuan, sedangkan ilmu merupakan sumber perkembangan peradaban di dunia sekaligus sumber kebahagiaan dan kejayaan di dunia dan akhirat. Imam asy-Syāfi’i telah mensinyalir hal tersebut melalui ucapan beliau, “Barangsiapa yang menginginkan dunia maka hendaklah ia mencari ilmu dan barangsiapa yang menginginkan akhirat maka hendaklah ia mencari ilmu.” [Nasyr Thayyit Ta'rīf fī Fadhl Hamalah al-'Ilm asy-Syarīf hal. 162]

Merupakan fakta yang diterima oleh semua orang bahwa tingkat peradaban suatu bangsa berbanding lurus dengan tingkat ilmu pengetahuannya, sedangkan pintu gerbang pertama dan utama ilmu pengetahuan adalah dengan membaca. Karena ilmu pengetahuan maka umat Islam mencapai masa kejayaan dan menjadi pusat peradaban pada masa Dinasti ‘Abbasiyyah (abbasid caliphates), sekitar 750-1250 M; ketika Barat justru sedang mengalami zaman kegelapan (dark ages) atau lebih sering disebut zaman pertengahan.
Dalam The History of The Arabs, Philip K. Hitti berkata, “Orang Islam Spanyol berjaya mencatat sejarah intelektualitas yang agung di zaman pertengahan dahulu. Merekalah sebenarnya pembawa obor budaya dan tamadun bagi seluruh dunia terutamanya antara abad kelapan dan tiga belas Masehi.”

Hal senda dikemukakan Marquis of Dufferin and Ava dalam Speeches. “Eropa berhutang budi kepada sains, seni dan sastera Islam. Faktor-faktor itulah yang menyebabkan Eropa akhirnya keluar dari kegelapan zaman pertengahan.”.
Perkara yang sarna dinyatakan oleh Dr. Roben Briffault dalam The Making of Humanity pada bab Dar Al-Hikmet. Dia berkata, “Roger Bacon bukanlah tokoh yang memperkenalkan konsep eksperimen dalam ilmu. Tetapi belajar pada sains dan metodologi Islam, dan ilmu yang beliau peroleh ini kemudian dia kembangkan ke Barat. Dia tidak pernah jemu untuk mengatakan bahawa bahasa Arab dan sains Arab adalah satu-satunya pintu bagi mereka di zamannya untuk mengenali ilmu yang hakiki…. Sumbangan dari tamadun Arab kepada dunia moden yang paling bermakna ialah sains.”

Memang benar, tanpa Islam Barat tidak akan mengenal sains dan teknologi. Robert Briffault mengatakan Di bawah naungan konsep toleransi agama, golongan Kristian hidup penuh kebebasan di bawah pemerintahan khalifah Islam di Spanyol. Pelajar-pelajar Kristian dari pelbagai pelosok Eropa datang ke negara Arab ini untuk belajar. Lebih lanjut dikemukakan “Orang-orang Arab memperkenalkan tiga ciptaan untuk Eropa. Setiap ciptaan ini kemudian melahirkan revolusi teknologi yang tersendiri di peringkat global. Pertama adalah kompas (mariners compass). Dengannya Eropa berkembang ke seluruh pelosok dunia. Kedua adalah bubuk bedil (gun powder).

Dengannya berakhirlah era pahlawan berkuda dengan baju perisainya. Ketiga adalah kertas (paper), yang membuka jalan kepada ciptaan alat-alat penerbitan yang canggih.”
Demikianlah Islam memberi andil dalam peradaban dan ilmu pengetahuan dunia. Pencapaian (achievement) yang sedemikian tentu tidak lepas dari semangat membaca yang telah ditanamkan oleh Islam sejak permulaan risalah melalui wahyu yang pertama kali diturunkan.(Dari berbagai sumber)

1 komentar:

jufrizal mengatakan...

asalammualaikum,,,
salam kenal dari pri